Dalam Islam, zakat secara umum terbagi menjadi 2 jenis utama, yaitu:
1. Zakat Fitrah
Zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim yang memenuhi syarat pada bulan Ramadan sebelum salat Idulfitri.
- Bentuknya: makanan pokok atau nilai yang setara, sesuai ketentuan setempat.
- Tujuannya: menyucikan orang yang berpuasa dan membantu fakir miskin merayakan Idulfitri.
2. Zakat Mal
Zakat atas harta kekayaan yang telah memenuhi syarat seperti mencapai nisab dan haul (untuk jenis harta tertentu).
Beberapa jenis zakat mal antara lain:
| Jenis Zakat | Contoh |
|---|---|
| Zakat Emas & Perak | Emas, perak, atau aset sejenis |
| Zakat Uang/Simpanan | Tabungan, deposito, uang tunai |
| Zakat Perdagangan | Modal dan keuntungan usaha |
| Zakat Penghasilan/Profesi | Gaji, honorarium, penghasilan profesional |
| Zakat Pertanian | Padi, gandum, hasil tanaman dan pertanian |
| Zakat Peternakan | Sapi, kambing, unta |
| Zakat Pertambangan | Hasil tambang tertentu |
| Zakat Rikaz | Harta temuan/terpendam dari masa lampau |
| Zakat Perusahaan | Harta atau keuntungan perusahaan yang memenuhi ketentuan zakat |
3. Siapa yang Berhak Menerima Zakat?
Zakat disalurkan kepada 8 golongan (asnaf):
- Fakir
- Miskin
- Amil zakat
- Mualaf
- Riqab (memerdekakan hamba)
- Gharim (orang yang memiliki utang untuk kebutuhan yang dibenarkan)
- Fi sabilillah
- Ibnu sabil (musafir yang kehabisan bekal)